Category 1

Jul 2, 2015

Angel of death meski terbilang baru mengenal band ini tapi siapa sangka band ini ternyata sudah lama berdiri sekitar akhir tahun 90an, dan kini setelah lebih dari 1 dekade bergelut dalam dunia musik cadas indonesia mereka menelurkan album pertama dengan title “walking out from 05:14” dibawah naungan bendera metalmilitia99 production. Sebuah penantian yang cukup panjang akhirnya terbayar melalui debut album penuh perdana sepanjang 41 menit yang mereka curahkan dalam walking out from 05:14. Band yang dihuni oleh trio berbahaya yaitu Denny Darmawan (Bass), Pangestu Adji (Drums), dan Faizal Darussalam (Vocals/Guitars). Well saya akan sedikit menggali debut album penuh perdana mereka tersebut melalui review ringan dan mudah dipahami dibawah ini.

Intro pembuka berjudul “Metal Militia” menjadi awal perjumpaan saya menuju track – track selanjutnya yang cukup penuh kejutan dalam setiap bar – bar yang mereka sajikan. Masuk ke track 2 saya akan dibuat menuju arena penyesetan yang mereka (Angel of death) tawarkan melalui “Budaya Penyesatan”, komposisi menarik dengan skill berbahaya tiap – tiap instrument bahkan menempatkan sisi symphonic keyboard pada part – part awal sangat komplit untuk dinikmati selain itu juga melodic guitar yang sangat easy listening dari faizal menambah cita rasa budaya penyesatan. Menuju track selanjutnya saya ditelinga saya dibisikkan nada - nada briliant dari “Setan”, riff-riff gitar sangat cepat dan blasting drum yang cukup bervariasi, tidak meninggalkan benang merah mereka yaitu progressive metal selalu ditempatkan melodic guitar yang sangat memukau pendengaran saya. Masih bersenggama dalam roda musikalitas sadis ala angel of death, “Eyelution” sebuah kejutan akhirnya mereka menempatan kembali part – part keyboard, artikulasi vocal sangat jelas sehingga untuk bernyanyi bersama saat live show angel of death saya rasa sangat memecahkan suasana. Kembali saya dibuat “Sesat Sesaat” setelah lantunan melodic gitar sangat liar dimainkan oleh faizal, twin pedal yang cukup memacu semangat dalam menit awal menjadi awal yang baik hingga track ini selesai, masuk menit kedua angel of death sedikit cooling down menurunkan tempo permainan sesaat dan setelah itu dibuat sesat kembali. Blasting drum berbahaya milik pangestu meliarkan atmospir telinga saya diawal track “Masa Yang Terluka”, sialnya track ini sangat nikmat terasa ditelinga melalui tiap – tiap permainan personil angel of death dan bisa saya tetapkan ini adalah track favorite saya dalam album Walking out from 05:14, riff-riff gitar yang sangat bervariasi temponya, sound + permainan bassnya denny sangat gila, penambahan part – part suara keyboardnya juga menambah komposisi track ini sangat diluar dugaan saya. "Reborn and Burn", track sebelum angel of death ini cukup merileksasikan kuping saya selama hampir dua menit. Maybe this is the last song for you, saya rasa nama band mereka diangkat dari judul lagu slayer hehehe… karena sebagai kebanggan mereka terhadap slayer, mereka akan mengcover salah satu lagu slayer berjudul “Angle of death” dengan musikalitas ala angle of death yaitu memainkan progressive metal with best of skill. Jika kalian menyimak secara langsung track by track dalam album ini, nada – nada cepat tiap instrumentnya akan menghantui telinga kalian dari awal track sampe penutup. 

Secara garis besar musikalitas mereka dalam album ini bisa dibilang sangat berskill sekali tiap personilnya dan materinya pun sangat easy listening. Riff-riff guitar melodic selalu tersaji dalam track by track album walking out from 05:14 ini, artikulasi vocal dan blasting drum cepat serta permainan bass yang mampu menyeimbangi permainan dari personil lainnya ditambah sound apik membuat album mereka wajib berada dalam rak koleksi album metal kalian. selain itu untuk cover art sendiri sangat memikat mata dengan goresan tangan oleh artworker ternama yaitu bvllmetalart. So, buat kalian yang merasa monoton dengan musik metal yang itu - itu saja sepertinya kalian wajib melahap habis - habis album angel of death - walking out from 05:14 ini bahkan dicetak sebanyak 1200 keping agar kalian tetap dapat memiliki cd original dari mereka sebagai bentuk true support local music. 

Band : Angel of death
Album : Walking Out From 05:14
Asal : Sukabumi
Label : Metalmilita99Prod
Rate : 10/10

Track List
1. Metal Militia
2. Budaya Penyesatan
3. Setan
4. Eyelution
5. Sesat Sesaat
6. Masa Yang Terluka
7. Tak Bertuhan
8. Deadstarsyndrome
9. Kau Bukan Tuhan ku
10. Reborn and Burn
11. Angel of Death (Slayer Cover)


Review Album : Angel of Death - Walking Out From 05:14

Angel of death meski terbilang baru mengenal band ini tapi siapa sangka band ini ternyata sudah...

Jun 17, 2015

Miss May I band metalcore asal Ohio yang beranggotakan Levi Benton (Vocal), B.J. Stead (Guitar), Justin Aufdemkampe (Guitar), Ryan Neff (Bass), dan Jerod Boyd (Drum) siap melepaskan debut album ke lima mereka dengan title "Deathless". Dapat dikatakan mereka salah satu band metalcore yang cukup produktif dalam menghasilkan karya, terbukti baru saja tahun lalu rilis album 'Rise of the Lion' kini di 2015 mereka kembali menelurkan album terbaru dan masih dalam kerja sama dengan Rise Records.

Album Deathless rencananya akan mereka rilis pada 7 agustus 2015 mendatang via Rise Records, dan Pre-Order telah dibuka pada 17 juni dengan dibukanya pre-order tersebut Miss May I juga mempublikasikan salah satu track dalam album Deathless yang berjudul I.H.E . Album ini diproduseri oleh Joey Sturgis dan Nick Sampson, dan mereka merekam materi deathelss di The Foundation Recording Studio di Connersville.

Sang vokalis Levi benton menuturkan "Tidak hanya kami yang telah bekerja pada rekaman ini, selama hampir satu tahun kami merekamnya dengan teman lama kami yaitu joey sturgis. Materi dalam album ini menceritakan bagaiaman dua tahun terakhir kami telah diuji dengan berbagai tingkatan dan bagaimana kami telah melalui semua ini lebih kuat dan lebih baik, dari situlah title album kelima Deathless berasal."

Track List
1. I H.E
2. Trust My Heart (Never Hope to Die)
3. Psychotic Romantic
4. Deathless
5. Bastards Left Behind
6. Arise
7. Turn Back the Time
8. Empty Promises
9. The Artificial
10. Born From Nothing


Miss May I Lepaskan "Deathless" Agustus Mendatang

Miss May I band metalcore asal Ohio yang beranggotakan Levi Benton (Vocal), B.J. Stead (Guitar), ...

Jun 16, 2015

Pukulan yang berat sedang menerpa band death metal asal boston Revocation, kabarnya drummer mereka Phil Dubois-Coyne harus berhenti bersama band yang membesarkan namanya sejak 2006. Phil bersama revocation telah menghasilkan 5 album, salah satunya Deathless yang baru dirilis 2014 lalu melalui label Metal Blade Records. Bahkan sinyal keluarnya drummer tersebut dapat dilihat melalui akun instagram pribadinya yang awal mula phil_revocation kini telah menjadi phildubois_drums.

Selain itu melalui sesi interview dalam webzine luar bernama metalinjection phil mengkonfirmasi bahwa "Hal ini dengan berat hati bahwa saya mengumumkan saya akan meninggalkan Revocation. Ini merupakan keputusan paling sulit yang pernah saya buat dalam hidup saya, tapi setelah banyak hal yang dipikirkan akhirnya saya telah memutuskan bahwa saya benar tidak lagi berjalan dengan revocation, jadi saya sekarang fokus untuk proyek-proyek musik yang baru. Saya tetap berteman dekat dengan personil revocation karena mereka adalah saudara saya, dan mereka mendukung 100% untuk usaha saya kedepannya. Saya berharap revocation akan terus tumbuh dan berkembang.

Phil Dubois Keluar Dari Revocation

Pukulan yang berat sedang menerpa band death metal asal boston Revocation, kabarnya drummer merek...

Jun 13, 2015

Antusiasme metalhead yang meningkat terhadap karya fisik saat ini sepertinya menjadi alasan kenapa akhir-akhir ini banyak sekali band dan label menelurkan rilisan fisik bahkan cetak ulang. Salah satu jawaban tersebut adalah Pargochy, Unit death Metal yang bermarkas di medan ini akan merilis ulang mini album mereka 'Shackles of Revenge' dan label Hitam kelam menjadi induk rilis ulangnya mini album tersebut. 

Sebelumnya Pargochy hanya mencetak 100 keping cd shackles of revenge, karena permintaan pasaran yang meningkat dan banyaknya kolektor yang belum memiliki karya mereka maka Hitam kelam mengambil kendali merilis ep pargochy dalam jumlah 500 keping. Tidak banyak perubahan dalam rilis ulang album tersebut, hanya cover art saja yang berubah dengan dieksekusi oleh artworker bernama aditia wardhana seorang artworker yang sudah tidak diragukan lagi hasil karyanya.

Sedikit mengupas salah satu lagu mereka Diginity yang dapat didengarkan melalui streaming, Aransemen Death Metal yang cukup menarik dan menjadi ancaman serius ketika perpaduan antara setiap instrument menyatu dengan stabil bahkan artikulasi vocal dari dennis yang sangat jelas terdengar pengucapan liriknya menjadi nilai tambah kekuatan dari musikalitas pargochy. 

Hal menarik yang ada dalam diri pargochy adalah mereka tidak melupakan dari mana mereka berasal, terbukti sebagai rasa bangga mereka terhadap tanah lahir pargochy mengcover salah satu lagu batak karya trio ambisi yang berjudul lisoi dengan kemasan death metal khas pargochy.

Track List
1. Shackles of Revenge
2. Dignity
3. Tempest Wrath
4. Lisoi (Trio Ambisi Cover)



Cover art by Aditia Wardhana

Album Pargochy 'Shackles of Revenge' Akan Dirilis Ulang

Antusiasme metalhead yang meningkat terhadap karya fisik saat ini sepertinya menjadi alasan ken...

Jun 12, 2015

Osmed salah satu unit muda dan berbahaya asal jakarta ini sebentar lagi akan menelurkan debut mini album mereka dengan title "Ultimate of Realms Ruination". Meski sempat bongkar pasang personil hal tersebut tidak menyurutkan mereka untuk menghasilkan karya, kini dengan formasi solid mereka yaitu Ucok (Vocal), Wiji (Guitar), Aiip (Bass), dan Nippo (Drum) siap menghajar kuping kalian lewat mini album mereka yang akan dirilis oleh label Endless Torture Records milik mahfudz departed.

Quartet death metal ini diketahui telah bergabung bersama sang label sejak April dan sejak itupula mereka mulai merekam materi - materi untuk mini album, dan rencananya akhir bulan juni ini debut mini album tersebut akan diumumkan jadwal rilisnya. Selain Endless torture, Brute Productions label asal thailand akan menjadi distribusi global album Ultimate of Realms Ruination. Untuk urusan mixing and masteringnya, Osmed menyerahkan kepada avan demented heart atau nesu productions dan salah satu hasil lagu mereka dapat kalian streaming melalui soundcloud nesu prod.

Dalam Mini album Ultimate of Realms Ruination, Osmed akan mengangkat tentang kehancuran dunia yang siap mereka curahkan ke dalam lirik Ultimate of Realms Ruination. 4 track aroma death metal tanpa ampun akan terangkum menjadi satu dengan diiringi cover art jahat mereka yang dikerjakan oleh Sidjimbe Art. Penasaran bagaimana musikalitas mereka, kalian bisa dengarkan lagu Paraplisis Iblis Neraka milik osmed dibawah ini.




Osmed Siap Menghajar Kuping Lewat EP

Osmed salah satu unit muda dan berbahaya asal jakarta ini sebentar lagi akan menelurkan debut min...

Jun 11, 2015

Perkembangan musik yang cukup signifikan apalagi dalam jalur musik cadas saya rasa menjadi motivasi tersendiri bagi Conscience Revolt pasukan metalcore asal Cilacap ini. Meski self release tidak mengurungkan semangat mereka untuk menghasilkan sebuah tanggung jawab sebagai musisi atau pelaku seni musik, The Heat of The World menjadi anak pertama mereka setelah segala pemikiran, emosi, materi, hingga waktu terbuang akhirnya terbayar sudah. 9 track dengan muatan 8 full song dan 1 intro berhasil mereka tuangkan dalam debut album penuh perdana Conscience revolt. Tidak panjang kali lebar atau menceritakan sejarah mereka, disini saya akan sedikit mengusik materi mereka dalam album the heat of the world.

“From Conscience To Reality” menjadi Intro dalam track pertama di album ini, sepanjang 3 menit kalian akan disuguhi aransemen musik sederhana dengan sound lumayan nendang ditelinga. Sepertinya kalian harus introspeksi dulu jika menganggap musik mereka kacangan, yah “Introspeksi” siap membunuh kalian dengan beat-beat hardcore cepat yang siap meliarkan mosphit area. Tidak hanya cukup sampai disitu saja, Conscience Revolt semakin “biadab” di track ketiga. Disini mereka berhasil mempertahankan karakter metalcore ala as I lay dying, sangat jauh berbeda dari track sebelumnya. Atmospir semakin liar lewat aransemen musik mereka yang lebih cepat dari berbagai instrument. “Ordonansi Sakit Bangsa Terkutuk” tidak banyak perubahan disini, scream vocal Manank juga tetap konsisten dengan nada yang ada dan artikulasinya terdengar jelas. Next song Toni membuka track “Poso Berdarah” dan siap mendarahkan keringatkan kalian di track ini, jelang menit kedua mereka semakin liar layaknya musik grindcore yang sangat ngebut tapi itu tidak bertahan lama karena mereka tetap konsisten dengan benang merah musik metalcore dan masuk menit ke tiga pembacaan lirik-lirik bernada puitis menyelimuti menuju menit akhir lagu poso berdarah dan dengan lantang Manank meneriakkan Tragedi Poso Berdarah. “Instinct The Rebel” sepertinya mereka sedikit memberi perubahan dari track sebelumnya, yaitu dimasukkannya beberapa riff-riff gitar melodic untuk menambah cita rasa lagu tersebut. Semakin menuju akhir track, mereka semakin liar dan jahat.. “binasa” sepertinya siap membinasakan telinga saya, dalam track ini sedikit melodic guitar kembali dipertontonkan bahkan lebih cepat. “The Heat of The World” track ke delapan dan menjadi track favorite saya di album ini, penciptaan permainan yang sangat sempurna dengan menyatukan musik hardcore dan metal, tidak hanya itu mereka disini berhasil membuat kepala saya berheadbang dengan musikalitas yang sangat berbeda dan penambahan guitar melodic up tempo cukup perfect. The last song “Pemberontakan Nurani”, masuk menit kedua mereka menurunkan tempo sembari sang frontman berkotbah sampai jelang menit ketiga aroma liar kembali dipertunjukkan dan menuju akhir lagu ini mereka kembali sedikit menurunkan kembali tempo yang ada karena sang gitaris akan unjuk gigi memainkan melodic guitar.

Secara keseluruhan album ini mempunya ciri khas tersendiri, vocal scream manank juga mempunya karakter tersendiri, nada-nada metalcore yang cukup liar dan cepat banyak ditawarkan dalam album the heat of the world serta beberapa riff gitar melodic menyempurnakan rasa yang ada dalam musik conscience revolt. Selain itu untuk cover art, mereka cukup simple art yang dipilih seperti sebuah kejutan tersendiri bahwa cover art simple belum tentu musik yang dihasilkan sesimple artnya dan digital art album ini dikerjakan oleh Gilang. Percaya atau tidak bahwa musik mereka cukup easy listening, kalian bisa membuktikannya dengan membeli cd mereka sebagai bentuk dukungan terhadap karya musik indie tanah air.

Band : Conscience Revolt
Album : The Heat of The World
Asal : Cilacap
Label : Self Release
Rate : 8.5/10

Track List
1. FROM CONSCIENCE TO REALITY
2. INTROSPEKSI
3. BIADAB
4. ORDONANSI SAKIT BANGSA TERKUTUK
5. POSO BERDARAH
6. INSTINCT THE REBEL
7. BINASA
8. THE HEAT OF THE WORLD
9. PEMBERONTAKAN NURANI

Review Album : Conscience Revolt - The Heat Of The World

Perkembangan musik yang cukup signifikan apalagi dalam jalur musik cadas saya rasa menjadi motiva...

 

Pasukan Jihad Webzine © 2015 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com